top of page


Cindy Wijaya - Mountain of God
“Mountain of God” berbicara tentang gunung Tuhan, yang kudus dan di atas segalanya. Dan gunung Tuhan ini berbicara tentang hadirat-Nya yang tidak hanya kita dapatkan di hari Minggu saja, tetapi juga harus dipertahankan untuk kita hidupi di dalamnya, di setiap harinya.
Apa pun musim kehidupan yang sedang dilalui, baik dalam keadaan suka maupun duka, jangan pernah meninggalkan / keluar dari hadirat Tuhan karena di sanalah ada damai sejahtera dan Dia bertakhta atas kehidupan ki


Prayudi Widjojo - Over the Storm
Sering kali kita ini dibuat terpesona dengan apa yang sudah diperbuat TUHAN bersama Elia yang telah memenangkan duel melawan ratusan nabi Baal di gunung Karmel, tetapi kita mengabaikan janji hidup berkelimpahan yang dapat dipelajari bersama di dalam 1 Raja-raja 18:41-46..
Dimulai dari hubungan pribadi yang kita bangun di dalam doa, iman yang terus kita bangun secara konsisten, dan dengan sebuah badai yang diizinkan terjadi di dalam hidup kita.


Andreas Rahardjo - Mendengar Suara Tuhan
Bagaimana Tuhan berbicara pada kita?
Pertama. Melalui kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Kedua. Suara Roh Kudus yang berbicara di dalam hati. Ketiga. Melalui khotbah, nasihat rohani, atau orang lain. Keempat. Damai sejahtera dari Tuhan. Kelima. Mimpi dan penglihatan. Keenam. Melalui keadaan yang terjadi di dalam kehidupan.
Milikilah sikap siap untuk mendengar suara Tuhan, menyiapkan hidup, dan mau menaati suara-Nya.


Soetjipto Koesno - The Greatest Exchange
Catatan Khotbah: “The Greatest Exchange.” Ditulis ulang dari sharing Bp. Soetjipto Koesno, di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 3 Mei 2026. “Kemudian serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam istana, yaitu gedung pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul. Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!” Mereka


Andreas Rahardjo - Mazmur 46
Kita hidup di dalam dunia yang bising dan penuh dengan aktivitas. Banyak orang berpikir kalau kita hanya berdiam diri saja, maka kita akan dianggap tidak produktif. Tetapi dari Mazmur 46:11, kita dapat belajar untuk berdiam diri dan mengenal Tuhan lebih dalam. Apa maksudnya?
Pertama. Berdiam Diri bukanlah tanda kelemahan. Kedua. Berdiam Diri bukan berarti mengalami kemunduran, tetapi meningkat. Ketiga. Berdiam Diri adalah waktu mengalami kesembuhan dan pertumbuhan.
Sermon Notes


Andreas Rahardjo - Hati Yang Memberi
Setiap orang percaya perlu mengetahui tentang keuangan. Saat ini banyak orang yang merasa tabu untuk membicarakannya di gereja.
Read it online
bottom of page




