Untuk apa Yesus Kristus mati di atas kayu salib?
Pertama. Untuk menunjukkan betapa besarnya kasih Tuhan pada orang berdosa. Kedua. Untuk memberi dasar bagi pembenaran kita. Ketiga. Untuk memampukan kita hidup bagi Kristus, dan bukan untuk diri kita sendiri. Keempat. Untuk menciptakan suatu umat yang rajin melakukan kebaikan. Kelima. Untuk menyelamatkan kita dari zaman yang jahat. Keenam. Untuk menyelamatkan kita dari penghakiman akhir.
Hari-hari ke depan semuanya serba tidak menentu, tetapi Tuhan mengatakan agar kita tidak perlu kuatir karena selain tidak ada manfaatnya, juga menambah buruk situasi.
Selain itu, jangan sampai pekerjaan menggantikan posisi Tuhan yang seharusnya tetap menempati tempat yang terutama di hidup kita. Jangan pula menjadikan Tuhan dan pemeliharaan-Nya yang setia sebagai alasan bagi kita untuk bermalas-malasan serta tidak mau rajin dalam bekerja keras, dengan penuh tanggung jawab.
Ada dua pertanyaan yang perlu direnungkan bersama agar kita dapat secara konsisten untuk berbuah di setiap musim kehidupan,
Pertanyaan Pertama adalah mengapa kita ada, dan apa alasan di balik semuanya itu?
Pertanyaan Kedua adalah untuk siapa kita hidup, dan menghidupi diri kita?
Ketika tahu untuk apa alasan kita hidup, maka kita diberi hikmat untuk dapat mengatur apa yang berguna dan yang membangun iman.