Kata “Immanuel” (atau Emmanuel) berasal dari bahasa Ibrani kuno, gabungan dari dua kata. Kata pertama adalah “Immanu” (עמנו) yang berarti “beserta kita” atau “bersama kita”. Kata kedua adalah “El” (אל) yang berarti “Tuhan” atau “Allah”. Sehingga bila kedua kata ini digabung, secara harfiah memiliki arti “Tuhan beserta kita”. Kata immanu tidak hanya berbicara tentang kedekatan secara jarak saja, tetapi juga ada relasi dan keintiman yang dibangun di setiap harinya, bersama deng
Setiap dari kita dicipta dengan kemampuan untuk bisa memilih, dan yang paling kompleks adalah pilihan untuk tetap mempercayai dan mengasihi Tuhan, apa pun keadaan yang sedang dialami hari-hari ini. Dia rindu agar kita memilih untuk tetap percaya pada Dia, karena Dia memang layak untuk dipercaya dan dikasihi.
Menjadikan Yesus sebagai Tuhan berbicara tentang: Tetap menomorsatukan Dia, menjadikan Dia sebagai Kepala, Pemimpin, Penguasa, dan juga Raja yang menentukan arah hidup
Dalam menyongsong tahun 2026, marilah kita mempersiapkannya dengan,
“Keyakinan Iman, Kerendahan Hati, Ketaatan, Ketekunan, dan juga Memiliki Kasih.”
“Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.” (Yesaya 50:7).