Melalui perjumpaan malaikat pada Maria, Yusuf, para gembala, dan juga kehadiran mereka di kandang Betlehem kita dapat belajar,
Ketaatan tidak selalu terasa nyaman, penggenapan janji Allah sering kali datang melalui jalan yang tidak mau kita pilih, dan kemuliaan Allah tidak selalu tampil dalam bentuk yang kita bayangkan sebelumnya.
Kita bisa memegang teguh setiap janji-Nya yang pasti akan digenapi, walau kapan waktu-Nya kita tidak mengetahuinya.
Janji yang Ditepati berbicara tentang, pertama, Rencana Abadi yakni kelahiran Yesus yang telah direncanakan dan dijanjikan sejak awal sejarah. Ribuan tahun telah berlalu, tetapi Allah tidak pernah mengubah rencana-Nya. Kedua. Waktu yang Tepat. Untuk menggenapi janji-Nya, Dia memiliki jadwal dan waktu-Nya sendiri yang tidak terpahami dan pasti ditepati pada waktu-Nya. Penantian yang tekun akan menyempurnakan karakter kita. Ketiga. Janji Yesus Sang Juruselamat yang sudah datang
Paradoks di dalam Alkitab yang dapat menjadi prinsip hidup dalam Kerajaan Allah adalah,
Pertama. Untuk hidup kita harus mati, yang berbicara tentang bertobat dan meninggalkan kehidupan lama untuk beralih menjadi ciptaan baru, yang mau hidup berdasarkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Kedua. Ketika kita lemah justru kita kuat yang berbicara tentang meluluhkan ego, meningkatkan kebergantungan kita pada Dia, serta nantinya membuka lebar pintu kuasa-Nya untuk dinyatakan di dalam hid