Marilah kita hidup di dalam kemerdekaan sejati, yakni menyadari dan menjalani identitas diri kita sebagai anak-anak Allah. Jadikan setiap pengalaman negatif sebagai pelajaran berharga yang membuat hidup kita semakin maju dan dapat menguatkan iman sesama yang membutuhkan, tetapi jangan biarkan hal tersebut membuat diri kita hidup dalam perasaan bersalah yang berkepanjangan.
Jadikan Tuhan Yesus sebagai Pusat dari pengelolaan keuangan kita yang sehat, dan Dia yang harus ditinggikan melalui perjalanan di dalam hidup kita. Permuliakan Dia, yang adalah Tuhan yang berdaulat dan berkuasa atas bahtera kehidupan. Dia adalah Sumber kehidupan kita.
Seseorang yang memiliki persekutuan erat dan karib dengan Dia, maka Roh Allah tinggal di dalam hidupnya. Kehidupan iman serta doanya tidak akan berjalan biasa-biasa saja, dan pasti hidupnya diubah Tuhan. Doanya menjadi penuh kuasa, pertolongan-Nya dinyatakan tepat pada waktu yang terbaik bagi anak-anakNya.
Setiap tetesan air mata kita didengar Tuhan. Tetaplah tinggal dalam hadirat-Nya, jangan pernah meninggalkan Dia. Percayalah Tuhan dapat menuntun kita mengalami kemenangan